Tujuan Membangun Kolaborasi Global

Tujuan membangung kolaborasi global adalah menurunkan dan melakukan efisiensi biaya disemua sektor bagi kemajuan umat manusia. Kolaborasi global memiliki dukungan layanan yang sangat luas dan berperan besar hampir disemua aspek kehidupan manusia. Salah contoh kolaborasi global adalah pada dunia pendidikan, di sini kolaborasi global memegang peranan penting untuk pemberian informasi jarak jauh berupa data.  Dalam mendukung pengiriman data serta kolaborasi dalam pengelolaan data, teknologi menjadi solusi terdepan dalam menunjang kolaborasi global. Pada perkembangan selanjutnya teknologi informasi berbasi kolaborasi global berkembang hampir disemua sektor kehidupan.

Peranan Teknologi Informasi dalam Kolaborasi Global

Teknologi informasi merupakan istilah yang sering digunakan sebagai: teknologi yang dapat membantu manusia dengan menggabungkan komputasi dan komunikasi dalam memudahkan manusia memberikan ataupun mendapatkan informasi.  Peranan teknologi informasi dalam kolaborasi global dapat kita lihat dengan masalah dan tantangan yang ada pada kolaborasi global dan pemanfaatan teknologi informasi dalam menyelesaikan masalah tersebut.

Pemanfaatan teknologi informasi dalam kolaborasi global beberapa diantaranya:

E-Business Global

Teknologi dan informasi berperan pada proses efisiensi perubahan bisnis dan meningkatkan proses bisnis. Sistem membuat semua berjalan lebih cepat dari sebelumnya yang dilakukan dengan cara manual, sekarang semua bisa dilakukan secara otomatis dan bisa dilakukan secara bersamaan.

Sistem Penjualan dan Pemasaran

Dengan menggunakan sistem informasi dalam penjualan dan pemasaran kita akan lebih mudah untuk menerima pesanan dan informasi mengenai konsumen selain itu kita bisa membuat database penjualan yang dapat kita manfaatkan sebagai data konsumen  agar kita bisa mengetahui segala kebutuhan yang diinginkan konsumen.

Sistem Manufaktur dan Produksi

Dengan adanya sistem informasi kita bisa membuat rekap data pengiriman dan pemesanan yang  kita bisa gunakan sebagai database. Keunggulan berikutnya dari sistem informasi, kita dapat melihat ketersediaan barang yang akan kita gunakan sebagai bahan produksi untuk waktu mendatang.

Sistem Akuntansi

Dalam sistem akuntansi, sistem informasi mempermudah dalam melakukan monitoring data tagihan pelanggan yang dapat disimpan pada data sistem pengendalian ketersediaan. Di dalam sistem pengendalian persediaan juga dapat dilihat rekap pernmintaan online, file master account recevaible/payable, dan berujung pada laporan manajemen.

Desain Teknologi pada Kolaborasi Global

Iorio, Paschiera, Taylor dan Korpelan (2010) dalam jurnal mereka memberikan beberapa desain untuk mendukung kolaborasi global, diantaranya sebagai berikut:

  1. Team Screen Team Screen didesain untuk dapat memberikan layanan bagi sekumpulan orang untuk mendapatkan informasi secara real time.  Dengan desain antar muka buatan mereka, maka diharapakan dapat membantu dalam pekerjaan melalui cara berbagi screen, sketches ataupun data lainnya.                    kolaborasi global team screenIorio dkk juga mengembangkan desain CyberGrid meeting room, dimana  CyberGrid meeting room merupakan pengembangan lanjutan dari team screen.  Disini CyberGrid  menambahkan fasilitas process map, yang didalam process map ini terdapat layanan seperti pengaturan waktu untuk proyek, pembagian kerja kepada semua divisi dan status dari proyek secara real time.Cybergrid meeting room
  2. The CollabolatorThe Collabolator merupakan desain alat bagi pengatur meeting untuk mengatur siapa yang sedang bicara, siapa saja yang ikut kedalam meeting dan juga memberikan tanda atau simbol untuk mengetahui siapa yang sedang aktip berbicara.The Collabolator
  3. Research Interface
    Research Interface didalamnya selain berkomunikasi mungkinkan para pengguna untuk memberikan komentar serta melakukan pertukaran data diantara para pengguna sistem.research interface

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 + 3 =