Komputasi awan merupakan teknologi komputasi grid, dengan tujuan utama adalah menggunakan layanan teknologi melalui Internet.  Dengan komputasi awan, semua orang dapat menggunakan dan mengimplementasikan segala layanan teknologi melalui komputasi awan. Sebagai contoh layanan komputasi awan adalah layanan dari Amazon, dengan layanan komputasi awan Amazon setiap perusahaan dapat menggunakannya untuk mendukung bisnis infrastruktur online dengan komunikasi satu arah atau lainnya (Ha, 2009).  Walaupun banyak manfaat yang bisa didapatkan dari komputasi awan tetapi layanan ini hanya dapat dimanfaatkan untuk bisnis online, bagi pekerja dengan bisnis offline tidak dapat menggunakannya karena layanan ini hanya tersedia online (Miller, 2009).KOMPUTASI AWAN 

  • KELEBIHAN KOMPUTASI AWAN

          Kelebihan layanan komputasi awan saat ini sangat banyak dan beragam, layanan-layanan tersebut dibagi dalam tiga kategori sebagai berikut:

  1. Software as a Service (SaaS)

Merupakan suatu layanan dimana konsumen dapat menjalankan perangkat lunak melalui infrastruktur awan. Saas dapat dinikmati tanpa perlu mengelola infrastruktur lebih dalam yang menjadi dasar teknologi seperti pengelolaan jaringan, perangkat keras dan pelangkat lunak yang digunakannya.

Contoh: Google Docs, salesforce.com

  1. Platform as a Service (PaaS)

Merupakan suatu layanan dimana konsumen dapat menyebarkan suatu infrastruktur atau layanan yang dibuat oleh konsumen kepada orang lain. Contoh: Google App Engine.

  1. Infrastructure as a Service (IaaS)

Merupakan suatu layanan dimana konsumen untuk mengelola sumber daya komputasinya dalam hal ini perangkat lunak sesuai dengan keinginannya, sebagai contoh pemilihan sistem operasi, besarnya media penyimpanan, desain aplikasi dan sebagainya.

Contoh: Amazon Web Services, GoGrid.

Kim (2009) menyebutkan ada beberapa keuntungan utama dari layanan komputasi awan yaitu:

  1. Pihak ketiga, menyediakan dan memanajemen semua layanan komputasi, layanan-layanan tersebut termasuk pengelolan perangkat keras, perangkat lunak, media penyimpanan serta jaringan dan layanan-layanan lainnya agar layanan komputasi dapat berjalan dengan baik seperti kelistrikan. Dengan demikian pengguna tidak perlu melakukan investasi yang sangat besar untuk sumber daya komputasinya.
  2. Pengguna layanan dapat dengan mudah meningkatkan atau mengurangi sumber daya komputasinya secara fleksibel dengan cara yang cepat dan sangat mudah.
  3. Pengguna layanan memberikan pembayaran yang sangat efisien dan murah, hal ini disebakan oleh karena pengguna membayar untuk layanan yang digunakan saja,atu dikenal dengan isttilsah pay-per-use­.
  4. Pengguna layanan dapat mengakses layanan komputasi awan tanpa terbatas ruang dan waktu.

Berdasarkan keuntungan-keuntungan dari layananan komputasi awan diatas, hal tersebut sangat bermanfaat baik itu untuk layanan bisnis atau bagi pengguna perorangan, karena komputasi awan dapat mengikuti besarnya kebutuhan pengguna untuk suatu layanan yang akan digunakan.

            Dave (2009) mengungkapkan beberapa keuntungan-keuntungan lain yang bisa diapatkan dari layanan komputasi awan, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Mengurangi biaya total kepemilikan, hal ini disebabkan karena layanan yang diberikan tidak memberikan biaya yang besar untuk membangun dan mengembangkan layanan-layanan komputasi terlebih dahulu.
  2. Mengurangi biaya pajak.
  3. Peningkatan efektifitas dan percepatan pengembangan aplikasi, hal ini dikarenakan komputasi awan memberikan layanan kolaborasi, dengan kolaborasi yang terjadi memungkinkan para pengembang untuk mengembangkan dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapai saat pengembangan aplikasi secara besama-sama menjadi lebih cepat.
  4. Peningkatan end user computing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 + 3 =